A Friend’s Confession

16 April ’13

Bingung mau mulai darimana…

Entah sudah berapa hari kita tak berbincang seperti biasa.

Oh iya aku lupa. Kita memang sudah tak seperti biasa…

Aku memang tidak pernah bilang aku membutuhkan dia

tidak juga pernah bilang kalau aku kehilangan dia

memangnya segala sesuatu harus diutarakan?

jika seseorang tidak pernah menyampaikan perasaannya, bukan berarti ia tidak ingin. Ia hanya tidak mampu…

jika seseorang terkadang terlihat bahagia, bukan berarti itu ungkapan isi hatinya. Ia hanya ingin meyakinkan dirimu bahwa ia baik-baik saja…

jika seseorang memilih bercerita tentang masa depannya dengan yg lain, bukan berarti ia melupakanmu begitu saja. Ia mungkin hanya ingin, hanya ingin menjadi masa lalumu saja…

Terkadang seseorang memiliki pemikiran yang tidak bisa dimengerti, bahkan bagi dirinya sendiri. Sedihnya, ketika seseorang yang diharapkan pun tidak mengerti juga

theme song

ALMOST

Can you tell me
How can one miss what she’s never had
How could I reminisce when there is no past
How could I have memories of being happy with you boy

I missed the times that we almost shared
I miss the love that was almost there
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said it’s impossible to miss when you never had
Never almost had you

One thought on “A Friend’s Confession

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s