Hari Bahagia Kami (Part 1)


Assalamualikum…

Sebenarnya sudah lama sekali mau review final tentang wedding aku yang alhamdulillah sudah lewat pada Bulan Desember lalu. Tapi apalah daya namanya pengantin baru ternyata sibuk cyiinn :p

Mumpung lagi senggang dan lagi ingin mengenang ceremony yang memoriam banget di kepala, maka aku akan coba sedikit mereview yah.

Setelah banyak melewati kerumitan, kepusingan, gereget, emosi, tangis, dan hal-hal mendebarkan pada akhirnya tanggal 20 Desember 2015 aku sah menjadi seorang isteri. Dari awal memang sudah berharap menikah itu yang penting direstui orang tua, didoakan orang-orang banyak, keinginan untuk dekorasi harus beginilah, baju pengantin harus begitulah sudah tak terlalu menggebu seperti dulu awal kali berniat menikah. Karena pada akhirnya impian yang terlalu dongeng itu terhempas begitu saja dengan kegagalan yang menyakitkan. Jadi ketika  bertemu pertama kali sama Bey di April 2015 sudah di tahap ingin langsung serius saja karena gak mau lagi mengulang-ulang hal yang sama. April kenal, September tunangan, dan Desember menikah. Dari kacamata orang mungkin terlihat tergesa-gesa.Tapi alhamdulillah semuanya berjalan mulus-mulus saja, memang pasti ada kerikil-kerikil, berantem-berantem kecil selama proses saling mengenal, tapi kita gak pernah sekalipun putus. Semua easy…Jadi, ketika pernikahan itu bisa disegerakan mengapa harus menunggu lama? bertahun2? Ini bukan sama sekali instan, tapi ini semata-mata kami memang dipertemukan untuk saling melengkapi. Disini saya belajar bahwa hubungan yang berhasil bukan ditentukan oleh lamanya bersama.

The BIG Day 

Date/Time : Ahad, 20 Desember 2015 / 08.00 – 09.00 – 11.00-13.00

Venue :Aula Serbaguna dan Masjid Darul Hikam, Kelurahan Jaticempaka – Pondok Gede

Vendor :

Catering: Trubus Catering

Sanggar Rias Kenanga by Vera Dhewayani

Fixography_id

Undangan by Papermint_wedding

Continue reading

Advertisements